Chelsea Berbenah Setelah Mendepak Antonio Conte

0 Shares

Dominasi Chelsea nampak memudar setelah dipegang oleh Antonio Conte. Faktanya, pelatih yang didatangkan dari Italia ini tak mampu memberikan raihan gelar tahun lalu di liga Primer Inggris. Buntutnya, Antonio Conte didepak dari managemen.

Seiring keluarnya Conte, didatangkanlah juru taktik yang berasal dari Italia. Dialah Maurizio Sarri yang musim lalu menjadi pelatih Napoli. Pelatih baru ini diharapkan bisa mengembalikan performa tim, dan bisa membantu Eden Hazard dkk meraih sejumlah gelar prestis.

Sekilas Mengenai Maurizio Sarri

Maurizio Sarri merupakan pelatih top di Italia. Gaya bermain anak-anak yang diasuhnya sangat menawan. Tak heran jika permainan anak asuhnya yang dilatihnya sangat enak ditonton.

Bukti konkret yang bisa dijadikan acuan adalah saat menangani Napoli. Khususnya di musim 2017-2018 lalu.

Pelatih berkacamata ini memberikan arahan anak asuhnya untuk bermain menyerang. Tentunya tanpa mengesampingkan bagaimana bertahan yang baik. Paduan gaya bertahan dan menyerang sama baiknya sehingga Napoli hampir menjadi kampiun di tahun lalu.

Menariknya lagi, klub yang dipolesnya mampu berbicara lebih banyak di Serie A. Memang tidak juara, namun ciri khas permainannya sangat disukai oleh orang-orang yang menontonnya.

Kini, tangan dingin dan kecerdasan Sarri diharapkan bisa membangunkan Chelsea kembali. Setidaknya, ini bisa mempercantik permainan dan membuat tim lebih solid dan ditakuti oleh lawan-lawannya.

Fakta Mengenai Pelatih Asal Italia Di Liga Inggris

Dikatakan, tidak banyak pelatih yang sukses menangani klub inggris. Karena memang gaya bermain di Liga Inggris lebih kompetitif. Permainannya mengedepankan gaya bermain cepat dan keras. Tidak heran jika klub yang masuk ke Liga Primer bisa saling menjatuhkan.

Perlu diketahui jika ada beberapa pelatih asal Italia yang benar-benar sukses di Liga Primer Inggris. Sebut saja Roberto Mancini yang saat ini melatih timnas Italia. Pelatih ini pernah menukangi Manchester City dan mampu membawa anak asuhnya menjadi juara.

Kemudian, ada juga Rannieri yang menukangi Leicester City. Rannieri bak penyulap yang mampu membuat anak asuhnya menjadi yang terbaik. Mampu mengungguli langganan juara liga primer di beberapa tahun lalu.

Setelah itu, ada Di Matteo yang pernah menjabat juru taktik di Chelsea. Khususnya sebagai pengganti sementara pelatih utama. Menariknya, Di Matteo ini mampu membawa Chelsea juara liga Champion kala itu.

Yang baru jelas ada Maurizio Sarri. Pelatih asal Italia ini menjadi pelatih ke 12 yang menangani klub di liga primer inggris. Dan menjadi pelatih keenam asal Italia yang menangani raksasa sepakbola Inggris, Chealsea.

Rekrutan Anyar Untuk Memperkuat Chelsea 2018

Sejurus dengan diresmikannya Maurizio Sarri sebagai pelatih anyar Chelsea, managemen telah memberikan keleluasaan pada pelatih. Khususnya dalam hal perekrutan pemain yang diinginkan sang juru taktik.

Baru-baru ini, pemain anyar yang sanggup didatangkan adalah Jorginho yang berkebangsaan Brasil. Jorginho ini menempati gelandang serang, berusia 26 tahun.

Kedatangan Jorginho ini tak luput dari koneksi yang dimiliki oleh Sarri. Jorginho merupakan anak asuhnya saat melatih Napoli. Dan menjadi pemain yang paling disukai oleh pelatih.

Kemampuannya tidak diragukan. Bahkan, pemain yang berposisi sebagai gelandang ini sangat didambakan oleh klub top eropa lainnya. Sebut saja Manchester City yang memang ngebet untuk mendatangkannya.

Meskipun begitu, sang pemain lebih memilih untuk memperkuat Chelsea. Alasan utamanya adalah Chelsea merupakan klub besar, dan Maurizio Sarri adalah pelatih yang sebelumnya percaya akan kualitasnya. Khususnya saat menangani Napoli yang dibela Jorginho tersebut.

Akhirnya, mari tunggu apa saja kejutan yang diberikan oleh Maurizio Sarri dengan Chealseanya. Apakah mampu membawa Chelsea ditakuti, atau Sarri akan menjadi tumbal lain yang akan diberhentikan seperti pelatih asal Italia sebelumnya?

Leave a Reply