Debut Buruk Gianluigi Buffon Bersama PSG

0 Shares

Gianluigi Buffon merupakan sosok kiper top dunia yang berasal dari Italia. Penjaga gawang kondang ini pernah mencicipi sejumlah gelar prestis. Diantaranya adalah supercoppa italia, serie A, sampai piala dunia.

Meskipun usianya yang tak lagi muda, kiper yang sukses dengan Juventus ini masih punya ambisi untuk menjadi pemain. Terbukti dengan bergabungnya dirinya di PSG dengan pinangan semusim.

Perlu diketahui bahwa Buffon sendiri hanya membela 3 klub. Awal karirnya ada di Parma, kemudian Juventus dan saat ini membela PSG.

Di awal debutnya bersama PSG, Buffon merasakan pahitnya kekalahan. Yakni dikalahkan tim divisi 3 Chambly pada minggu 15-07-2018 kemarin.

Blunder Yang Dilakukan Buffon

Buffon merupakan rekrutan teranyar PSG di sektor penjaga gawang. Meskipun usianya sudah mencapai 40 tahun, kualitas yang masih terjaga dianggap bisa membantu skuad PSG.

Laga uji coba dilakukan untuk pemanasan sebelum musim bergulir. PSG melakukan pertandingan dengan klub divisi tiga, Chambly.

Laga tersebut berkesudahan 4:2 untuk kemenangan Chambly. Dan kedua gol yang dilesakkan oleh pemain Chambly tak luput dari kesalahan yang dilakukan oleh Buffon.

Di laga yang baru menginjak 5 menitan, kiper asal Italia langsung membuat kesalahan yang menyebabkan PSG diganjar penalty. Penalty ini kemudian diambil oleh Anthony Soubervive yang lantas mencatatkan namanya sebagai pencetak gol pertama.

Selang beberapa menit kemudian, Chambly menggandakan skor. Dan lagi-lagi ini tak lain berasal dari kesalahan yang dilakukan oleh Buffon.

Melihat permainan ini, lantas pelatih baru PSG menarik keluar Buffon meskipun belum genap bermain 45 menit di babak pertama. Kiper lantas dipercayakan pada Remy Deschamps yang masih berusia 22 tahunan.

Setelah pergantian ini, PSG kembali mengalami kebobolan. Yakni kebobolan dua gol. Sementara gol yang dibuat PSG sama 2 yang mengantarkan klub mengalami kekalahan 4:2.

Faktor Yang Membuat PSG Kalah Dari Chambly

Kekalahan ini tentunya membuat debut kiper legendaris tampak tercoreng. Karena lawannya berasal dari tim divisi ketiga yang kualitasnya berada jauh di bawahnya.

Sama halnya ketika dirinya ditarik di menit 41, ini merupakan bagian dari tindakan yang kurang baik. Secara, Buffon sendiri adalah kiper terbaik yang sebelumnya membawa Juventus merajai Serie A selama beberapa tahun belakangan.

Nah, ada beberapa faktor yang menyebabkan PSG mengalami kekalahan yang memalukan ini. Pertama kalinya adalah kesalahan yang dilakukan oleh Buffon sepanjang dirinya dimainkan.

Dimulai dari kesalahan yang mengakibatkan Chambly mendapatkan penalty, sampai antisipasi yang kurang pas sehingga menyebabkan kebobolan 2 gol di babak pertama.

Faktor yang kedua adalah PSG tidak turun dengan skuad utama. Memang pemain utama dan pelapis biasanya akan berdampak dalam permainan. Dan pada kasus ini, pemain utamanya tidak banyak yang dimainkan.

Terhitung hanya James rodrigues dan Adrien Rabiot. Kemudian ada pemain berbakat, yaitu Timothy Weah. Sisanya adalah pemain yang jarang mengisi skuad utama saat liga utama berlangsung.

Faktor yang ketiga adalah juru taktik baru, Tomas Tuchel. Juru taktik ini baru saja menandai tanda tangan sebagai pelatih PSG. Yang artinya, dirinya masih mencoba untuk menerapkan skema berbeda yang dianggapnya akan sesuai dengan kebutuhan di musim depan.

Ini layaknya sebuah latihan untuk melihat seberapa efektifnya menggunakan skema tersebut. Makanya, tidak mengherankan jika laga ini bisa dimenangkan oleh Chambly.

Terlepas dari itu semua, PSG tetaplah raksasa sepakbola Perancis yang ditakuti. Karena diisi dengan pemain berkualitas dan mahal. Jadi, patut ditunggu sepak terjangnya di liga bersama pemain berkualitas, tidak terkecuali dengan Gianluigi Buffon.

Leave a Reply