Era Baru Real Madrid Di Tangan Lopetegui

0 Shares

Real Madrid adalah klub tersukses sepanjang sejarah. Raksasa Spanyol ini secara mengejutkan mampu memenangi liga champion 3 kali secara berurutan. Ini menjadi rekor yang belum ada yang menyamainya.

Keperkasaan El Real ini tak luput dari sumbangsih juru taktik yang jenius dan pemain berkelas. Salah satunya adalag Cristiano Ronaldo yang menjadi mega bintang di Spanyol. Dirinya menjadi jaminan hebat di sektor penyerangan.

Sayangnya keduanya kini sudah tidak mengambil bagian di klub besar tersebut. Yang pertama, Zinedine Zidane sebagai juru taktik menyatakan mundur dari kursi kepelatihan. Dan yang kedua adalah El Real kini ditinggal super starnya, CR7 yang hijrah ke Juventus dengan mahar sekitar 100 juta euro.

Pertanyaannya adalah apakah klub tersebut bisa kompetitif dan memenangkan banyak gelar di musim selanjutnya? Ini bisa dilihat di musim selanjutnya bersama pelatih barunya, Julen Lopetegui.

Prestasi Mentereng Juru Taktik Baru Julen Lopetegui

Julen Lopetegui merupakan suksesor Zidane di Real Madrid. Penunjukannya menjadi pelatih El Real menyisakan drama yang belum mereda sejauh ini. Karena Lopetegui dianggap tidak menghormati karirnya sebagai pelatih sebelum pindah.

Seperti yang diketahui bahwa Lopetegui adalah juru taktik timnas senior Spanyol. Di masa dirinya menjabat sebagai pelatih timnas, dirinya bernegosiasi dengan presiden El Real. Negosisasi ini resmi menunjukkan dirinya sebagai pelatih baru Real Madrid yang ditinggalkan oleh Zidane.

Sebagai buntut menerima pinangan Real Madrid, federasi sepakbola Spanyol lantas memberhentikannya tiba-tiba. Pemberhentian ini dituding mempengaruhi performa timnas Spanyol di piala dunia 2018 kemarin.

Pasalnya, pemberhentiannya dilakukan saat Spanyol akan berhadapan Portugal di babak penyisihan. Buntutnya, Spanyol yang digadang-gadang sebagai calon juara dunia ini tak terwujud.

Timnas Spanyol harus angkat koper lebih cepat. Membawa kekecewaaan mendalam di hati masyarakat Spanyol sendiri.

Meskipun begitu, ibarat nasi sudah menjadi bubur. Kini Lopetegui resmi diperkenalkan sebagai pelatih El Real. Dirinya yang tidak sempat masuk kandidat pelatih malah menjadi pelatih utama Real Madrid seusai ditinggalkan Zidane.

Mengenai penunjukannya, managemen Real Madrid menyadari betul tangan dinginnya saat memoles tim. Baik itu di level klub sampai level timnas.

Pelatih anyar ini termasuk pelatih yang berprestasi. Terlebih ketika menangani timnas Spanyol U-21. Pelatih ini mampu membawa timnas menjadi juara mengalahkan timnas lainnya.

Dengan tangan dinginnya, Timnas Spanyol U-21 tak terkalahkan di sepanjang laga. Yakni dengan torehan 18 kemenangan dan sekali imbang. Hasilnya, timnas ini juara di piala Eropa di tahun 2013 silam.

Sama halnya di klub yang ditukanginya. Saat melatih Porto, dari 78 pertandingan yang diikutinya, Porto hanya mengalami kekalahan 9 kali mulai tahun 2014-2016. Sayangnya, ini tidak diimbangi dengan membawa klub menjadi juara di liganya.

Latihan Perdana Skuad El Real Di Tangan Lopetegui

Sejenak melupakan kejadian sebelumnya, kini Lopetegui fokus melatih Real Madrid. Petualangannya dimulai di hari senin kemarin (16-07-2018). Sebanyak 21 pemain sudah mulai mengambil bagian dari latihan.

Lopetegui meyakini jika dirinya dapat memenuhi tuntutan dari klub. Dan dirinya yakin kalau skuadnya sangat kuat dan siap untuk bersaing di musim depan.

Untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih kenamaan, tanggal 19 agustus bisa sedikitnya menunjukkan kemampuannya. Yakni saat berhadapan dengan Atletico Madrid dalam perebutan Piala Super Eropa.

Setelah itu, laga-laga lainnya akan tersaji. Mulai dari musim baru La Liga, Liga champion dan lain sebagainya. Ini patut ditunggu apakah tangan dinginnya mampu memenuhi target yang dibebankan di pundaknya atau tidak.

Leave a Reply