Polda Jateng Izinkan Laga PSIS Vs Persebaya Dengan Syarat Ini!

0 Shares

PSIS vs Persebaya sudah bisa diprediksi akan ricuh. Makanya, Polda tidak menginjinkan bonek datang jika persyaratan tidak dipenuhi.

Laga pamungkas di putaran pertama Liga 1 bersama Bukalapak akan mempertemukan PSIS dengan Persebaya. Kedua klub ini akan memainkan laga pamungkas ini di stadion Moch Soebroto, Magelang di hari minggu (22-07-2018).

Duel klasik ini tentunya bakalan berjalan seru. Secara keduanya sama-sama tidak ingin kehilangan poin. Khusus untuk PSIS, laga ini merupakan laga penuh gengsi lantaran menjadi tim penjamu.

Sementara Persebaya sendiri melakoni laga tandang. Hanya saja, Persebaya ingin menjaga record sebagai tim dengan kekalahan paling sedikit di liga pada putaran pertama. Jika bisa, asa untuk bersaing di klasemen atas akan semakin besar.

Syarat Yang Harus Dipenuhi Bila Ingin Bermain Di Magelang

Pertandingan ini dinantikan oleh banyak penggemarnya. Dan keduanya sama-sama memiliki supporter militan yang biasanya memenuhi stadion. Baik itu di laga kandang maupun tandang.

Masalahnya, laga besar ini kadang bisa menimbulkan kerusuhan supporter. Kerusuhan inilah yang dicegah. Supaya tidak ada korban lagi.

Sejatinya, kapolda Jateng telah memberikan izin digelarnya pertandingan pamungkas antara kedua kesebelasan di Magelang ini. Hanya saja, Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono memberikan syarat khusus pada laga ini.

Syaratnya adalah pertandingan ini tidak boleh didatangi oleh supporter Persebaya yang berjuluk Bonek. Sebagaimana yang dikatakan oleh Condro Kirono bahwa kepolisian memberikan izin pertandingan. Namun dengan catatan bahwa tim tamu (Persebaya) tidak membawa suproter ke Magelang.

Mengapa Bonek Dilarang Datang

Tidak dipungkiri lagi jika kedua kesebelasan memiliki supporter yang sama besarnya. Kadangkala terpantik emosi, kemudian menyebabkan kerusuhan parah.

Untuk mengantisipasi hal inilah, Kapolda Jateng agaknya tidak memberikan kelonggaran bagi supporter. Khususnya, melarang Bonek untuk datang mendukung tim kesayangannya bermain (Persebaya).

Ada 3 alasan kenapa Bonek dilarang datang di Magelang. Pertama adalah bentrokan yang terjadi antara Bonek dan Jakmania di stadion Sultan Agung Bantul, 3 Juni lalu.

Kedua adalah tewasnya salah satu Bonek di Solo 13 April. Yang dimaksud adalah Micko Pratama yang dikeroyok oleh sejumlah orang.

Ketiga adalah penolakan warga sekitar atas kedatangan Bonek. Penolakan ini masuk ke jajaran kepolisian sehingga perlu dicarikan solusi.

Melihat kenyataan seperti ini, kebijakan pelarangan Bonek untuk mendukung Persebaya dikeluarkan. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Contohnya adalah untuk meminimalkan bentrokan antara supporter sampai warga sekitar.

Langkah Antisipasi Dilakukan Kapolda

Duel besar jelas akan tersaji. Masing-masing supporter akan mencoba segala cara untuk datang mendukung. Bahkan, tempat jauhpun akan didatangi.

Sama halnya dengan Bonek. Supporter klub berjersey Hijau ini terkenal sangat loyal dengan tim kesayangannya. Dimanapun Persebaya bermain, di situ pula Bonek akan siap mendukung.

Untuk mengantisipasi nekatnya Bonek datang ke Magelang, kapolda Jateng telah melakukan antisipasi. Ada dua hal yang dilakukannya untuk menghalau Bonek masuk ke Magelang.

Pertama kalinya adalah membuat surat resmi pada polda Jatim. Surat ini diminta untuk diteruskan ke managemen Persebaya supaya tidak memobilisasi massa datang ke Magelang.

Kedua kalinya adalah melakukan penyekatan di area perbatasan. Anggota kepolisian akan berjaga di perbatasan untuk menghalau sejumlah bonek yang datang. Khususnya agar tidak memasuki stadion lantaran dikhawatirkan akan berakhir ricuh.

Terlepas dari keputusan larangan didukung Bonek, permainan kedua kesebelasan hampir dipastikan berjalan menarik. Karena ini merupakan pertandingan bergengsi. Jadi, patut ditunggu keseruannya di Minggu nanti.

Leave a Reply